Chapter · romance

Guardian Angel part 4

Tittle: Guardian Angel part 4

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Hwang Nara
  • And other cast

Genre: Romance, Fantasy

Author: Chokyulate

Happy reading ^^

 

 

“jangan terlalu dekat dengan Taehyung” ucapan Kyuhyun mebuat Nara menghentikan aktifitasnya yang sedang memakan ramyun. Apa maksud Kyuhyun? kenapa dia tidak boleh dekat dengan Taehyung? Bukankah Taehyung orang baik? Ia juga ramah padanya.

“kenapa?” tanya Nara pelan. Matanya terus menatap mata hitam milik Kyuhyun.

“aku tidak bisa memberikanmu alasan untuk saat ini. Tapi menjauhlah darinya. Ia tidak sebaik yang kau kira.”

Nara berdecih. Memangnya siapa Kyuhyun? berani-beraninya melarangnya berteman dengan Taehyung. Nara tidak mempedulikan Kyuhyun, dia kembali menyantap ramyunnya dan menghabiskannya hingga tak tersisa sedikitpun.

 

Matahari semakin tinggi, para peserta pun keluar dari tenda masing-masing untuk sarapan. Ini adalah hari terakhir mereka di sini. Nanti siang mereka sudah harus berkemas dan meninggalkan area perkemahan pada sore hari untuk kembali ke Seoul.

Nara sedikit merasa aneh ketika semuanya berjalan seperti tidak ada sesuatu yang terjadi. Tidak ada yang menyadari dirinya hilang semalaman. Bahkan Jihyo yang dekat dengannya pun tidak bertanya tentang keberadaannya tadi malam. Namun Nara tidak mau terlalu memikirkan hal itu. Segera dia menghilangkan pikiran buruk yang ada dikepalanya. Tidak mungkin Jihyo bermuka dua, merasa senang di saat Nara hilang semalam, dan sekarang berpura-pura menyukainya.

Sesudah sarapan Nara mencuci piring milik kelompoknya. Pagi ini memang jadwal Nara untuk mencuci piring. Dia pergi ke area untuk mencuci piring. Tak berselang lama, Taehyung berdiri di sampingnya. Turut mencuci piring disebelah Nara.

“kau baik-baik saja? aku tak melihatmu semalaman.”

Nara diam. Semua orang tidak menyadari jika dia menghilang semalaman, tapi kenapa Taehyung bisa menyadarinya? Bahkan menanyakan keadaannya. “aku baik-baik saja.”

“syukurlah kalau begitu. Aku khawatir jika sesuatu yang buruk terjadi padamu.”

Nara tersenyum. Taehyung memang baik. Dia tetap akan berteman dengan Taehyung meskipun Kyuhyun melarangnya. Percakapan mereka berlangsung lama, hingga akhirnya semua piring kotor yang mereka bawa telah tercuci bersih. Nara berpamitan untuk kembali ke tendanya lebih dulu. Sementara Taehyung melihat punggung Nara dengan seringaian khas miliknya. Ia senang Nara dekat dengannya.

 

-ʛɅ-

 

Hari ini kegiatan sekolah dimulai seperti biasanya. Namun ada yang tampak berbeda dari Nara. gadis itu berangkat ke sekolah dengan hati riang dan tubuh yang tidak kelelahan. Meskipun kemarin dia berkemah dan baru sampai di rumah pada malam hari. Tapi Nara merasa istirahatnya lebih dari cukup karena dia belum mulai bekerja. Nara tidak perlu bangun lebih pagi untuk mengantar susu dan Koran. Juga tidak perlu bekerja di minimarket sampai jam 12 malam. Nara benar-benar memiliki kualitas tidur yang bagus semalam.

Taehyung tersenyum saat melihat Nara memasuki gerbang sekolah. Ia pun berjalan bersama memasuki area sekolah seraya bercanda dan sesekali tertawa bersama. Bahkan Taehyung mengajak Nara sarapan di kantin sekolah lebih dulu sebelum masuk ke kelasnya.

Tubuh Nara membeku seketika saat melihat tatapan tajam Kyuhyun. Dia segera menunduk, melepaskan kontak mata dengan Kyuhyun yang terlihat sangat marah. Tak lama kemudian Nara merasakan ada yang mencengkram pergelangan tangannya dan menariknya pergi dari kantin sekolah.

Kyuhyun sama sekali tidak mempedulikan rintihan Nara ataupun tatapan anak-anak lain yang sedang berdiri di koridor sekolah. Ia terus membawa Nara memasuki kelas mereka. Menghempaskan Nara begitu saja di bangkunya.

“sudah kubilang untuk tidak dekat-dekat dengan Kim Taehyung!!” triak Kyuhyun membuat semua murid yang berada di kelas menatap mereka.

Perasaan kesal, marah, dan malu menjadi satu di hati Nara. bisa-bisanya Kyuhyun menyeret dan membentaknya seperti ini hanya karena sarapan dengan Taehyung. “kau tak berhak melarangku Cho Kyuhyun! Terserah diriku mau berteman dengan siapa! Jangan campuri urusanku!” Suara Nara tak kalah kerasnya dengan suara Kyuhyun tadi.

Kyuhyun menghembuskan nafasnya. Ia mencoba menstabilkan emosinya. “Kau tanggung jawabku. Kau harus menuruti semua perkataanku.”

“aku tidak pernah memintamu untuk itu. Jadi jangan melarangku” Nara mengedarkan pandangannya. Murid sekelasnya masih menatapnya. “dan berhenti mempermalukanku” lirihnya kemudian.

Kyuhyun mengedarkan pandangannya, menatap satu persatu pasang mata yang tengah menatapnya. Dan tak lama kemudian murid yang semula menatapnya telah kembali melakukan aktivitas yang sempat terhenti tadi mereka telah melupakan kejadian yang baru saja mereka lihat.

-ʛɅ-

 

Sejak kejadian hari itu Nara berusaha menjaduh dari Kyuhyun. Dia semakin muak dengan Kyuhyun karena pria itu semakin protektif. Tak jarang mereka adu mulut. Bahkan hampir setiap harinya Kyuhyun dan Nara bertengkar karena Taehyung.

Hingga pada akhirnya Kyuhyun benar-benar menjauhi Nara. Namun walaupun begitu, Kyuhyun tetap menjadi malaikat pelindung Nara. Ia lebih memilih melindungi Nara dari jauh daripada harus bertengkar dengan Nara setiap harinya. Bahkan akhir-akhir ini Kyuhyun juga sering bolos sekolah.

Nara tidak tahu apa yang dilakukan Kyuhyun di luar sana. Terkadang Nara merasa kesepian saat Kyuhyun tidak masuk sekolah. Duduk seorang diri tidaklah mengasikan. Atau Nara mulai menyukai Kyuhyun hingga saat ia tidak berangkat sekolah, Nara merindukannya?

Gadis itu menggelengkan kepalanya cepat. Beberapa detik kemudian pak Kim memasuki kelas. Dia kembali menghela nafasnya. Hari ini teman sebangkunya kembali absen.

Sepanjang jam pelajaran Nara tidak bisa berkonsentrasi. Pikirannya terus tertuju pada Kyuhyun. Bagaimana dia menghubungi Kyuhyun jika nomor ponselnya saja tidak punya. Lama Nara berfikir, akhirnya dia mendapatkan sebuah ide. Dia yakin Kyuhyun akan datang padanya jika Nara melakukan ide gilanya itu.

 

Sepulang sekolah Nara sengaja menyeberang tanpa melihat kanan kiri. Di dalam hatinya dia terus memanggil nama Kyuhyun. Mengucapkan nama itu tiada henti. Ketika sebuah mobil akan menghantam tubuhnya, Kyuhyun datang. Menarik tubuh Nara kebelakang hingga berakhir dipelukannya.

Nara berhasil. Kyuhyun datang untuk menyelamatkannya.

“apa kau bodoh? Menyeberang tanpa memperhatikan lampu?” cerca Kyuhyun.

“ke mana saja kau selama ini?” Tanya Nara tanpa menjawab pertanyaan Kyuhyun yang sebelumnya.

Kyuhyun melepaskan pelukannya. Ia mundur dua langkah dari Nara. “bukan urusanmu.” Hanya itulah yang ia katakan sebelum berbalik dan berjalan menjauh, meninggalkan Nara.

Entah kenapa hati Nara terasa nyeri mendengar Kyuhyun bicara dengan nada yang sangat dingin dan meninggalkannya begitu saja. Air matanya pun mulai mengalir tanpa diperintah. Dia menginginkan Kyuhyun yang selalu ada untuknya. Kyuhyun yang selalu menemani hari-harinya. Nara menginginkan Kyuhyun selalu bersamanya. Dan ya, mungkin Nara telah jatuh cinta pada Kyuhyun sekarang.

Nara tersenyum getir menyadari kenyataan jika Kyuhyun meninggalkannya. Setelah dia merasa nyaman. Menopangkan kehidupan kerasnya pada Kyuhyun. Setelah dia merasa memiliki seorang yang akan menemaninya selamanya. Pada akhirnya orang itupun pergi meninggalkannya.

Hanya karena dia berteman dengan Taehyung. Memangnya kenapa? Apa salahnya menjalin pertemanan dengan Taehyung? Taehyung juga orang yang baik.

Tak terasa Nara sudah sampai di depan flatnya. Jauhnya perjalanan tak terasa karena Nara terus memikirkan Kyuhyun. Gadis itu merebahkan tubuhnya di kasur tanpa mengganti seragam sekolahnya. Dia hanya ingin beristirahat sebelum besok dini hari mulai bekerja seperti biasanya. Mengantar Koran dan susu ke rumah-rumah.

 

Di tempat lain, Kyuhyun juga merasa hatinya nyeri. Ia tak pernah bersikap sedingin itu pada Nara sebelumnya. Ia juga ingin berdekatan dengan Nara seperti sebelumnya. Tapi masalah yang terjadi akhir-akhir ini membuatnya harus menjauh dari Nara. Melindungi Nara dari jauh.

Ini adalah yang terbaik!

Kyuhyun terus meyakinkan dirinya menggunakan kalimat itu.

 

-ʛɅ-

 

Pagi harinya, Nara bangun dini hari lalu berangkat ke tempat kerja. Mengambil sepeda yang biasanya dia gunakan dan memasukan beberapa krat susu. Tak lupa Nara juga mengambil beberapa Koran untuk dia antarkan juga.

Pak Jang, pemilik pemerahan susu memanggil Nara. Ia meminta tolong pada Nara untuk mengantarkan susu ke rumah anak temannya. Dan karena tugas tambahannya itupun Nara mendapat tambahan uang yang jumlahnya hampir seperempat gajinya. Memang alamat yang diberikan lumayan jauh, tapi tidak apa-apa karena bonusnya pun sangat besar.

Tubuh Nara membeku melihat pemandangan yang ada di depannya. Dia telah sampai di alamat yang dimaksud pak Jang.  Rumah minimalis yang sangat indah. Tapi bukan, bukan rumahnya yang membuat Nara terdiam, melainkan si pemilik rumah itu.

Awalnya yang membukakan pintu adalah seorang perempuan. Memakai kemeja kebesaran yang hanya menutupi setengah pahanya. Nara masih biasa saja dan bisa menunjukan senyumnya seraya memberikan susunya. Namun, sekitar semenit kemudian. Kyuhyun keluar menyusul perempuan itu dengan wajah mengantuknya dan tubuh atasnya yang telanjang. Kyuhyun hanya memakai celana piyamanya tanpa atasan yang menutupi tubuhnya.

Pikiran yang tidak-tidak muncul dikepala Nara. Tentang Kyuhyun yang menghabiskan malam dengan perempuan cantik nan seksi didepannya. Ingin sekali dia segera pergi tapi tubuhnya tidak bisa bergerak. Nara tetap berdiam diri dengan tatapan nanarnya didepan Kyuhyun dan perempuan yang entah siapa namanya.

Kyuhyun yang memang baru bangun pun belum bisa menyadari apa yang sedang terjadi pada Nara. hingga pada akhirnya Nara berlari pergi menjauh dengan air mata yang sudah menetes. Segera Kyuhyun masuk kedalam rumahnya. Memakai sweaternya dan menyusul Nara.

Kyuhyun mengeraskan rahangnya saat melihat Nara terjatuh. Ia tetap membantu Nara berdiri walaupun Nara terus memberontak.

“lepaskan aku!” teriak Nara. Dia menampik tangan Kyuhyun yang memagangi lengannya.

“yang dipikiranmu itu tidak benar. Aku tidak tidur dengannya.” Jelas Kyuhyun.

“aku tidak peduli!” hatiku sudah terlanjur sakit karena mencintaimu Cho Kyuhyun.Lirih Nara dalam hatinya.

Kyuhyun terdiam sekian detik setelah mendengar suara hati Nara. “kita ke rumahku. Kau harus diobati”

“aku baik-baik saja. Aku tidak butuh bantuanmu.”

“apanya yang baik-baik saja dengan kaki yang terkilir seperti itu?” Tanpa menunggu jawaban dari Nara, Kyuhyun menggendongnya. Membawanya pulang ke rumahnya.

Kyuhyun mendudukan Nara di sofa. “pergilah kay. Aku tidak ingin kekasihku semakin marah dengan melihatmu di sini” ucap Kyuhyun seraya mencari kotak p3k yang berada di laci dekat TV.

Pipi Nara merona. Kekasih? Kyuhyun menyebutnya sebagai kekasih? Nara tersenyum seiring dengan menguapnya kemarahan yang ada di hatinya.

Kyuhyun duduk di samping Nara. Dengan hati-hati ia mengambil kaki Nara yang terkilir dan meletakannya dipangkuannya. Menyemprotkan obat pereda nyeri lalu membalut kaki Nara dengan perban.

“jangan menyela, aku akan memberitahumu.” Nara mengangguk. Sangat menurut seperti anak anjing yang akan diberi makan. “kayla adalah mantan pacarku. Semalam  dia kesakitan di pinggir jalan dan aku membawanya pulang ke rumahku. Mengobati lukanya dan membiarkannya tidur di sini.” Kyuhyun menghentikan kalimatnya, memastikan jika Nara sudah emnangkap semua yang ia katakan. “dia tidur di kamarku dan aku tidur di sofa ini. Kami tidak melakukan yang ada di dalam pikiranmu itu sayang.” lanjutnya.

Nara diam, dia tidak bisa berkata apapun. Panggilan sayang yang keluar dari mulut Kyuhyun benar-benar membiusnya.

“jadi sejak kapan kau mencintaiku?” tanya Kyuhyun memecah keheningan. Yang hanya dijawab dengan gelengan kepala Nara.

Gadis itu juga tidak tahu sejak kapan perasaan itu muncul. Nara tidak pernah menyadarinya sampai Kyuhyun menghilang kemarin.

Kyuhyun tersenyum manis. “tunggu di sini sebentar. Aku akan mandi lalu mengantarmu pulang. Aku akan menyuruh Kayla menemanimu.” Ia mencium dahi Nara sebelum masuk ke dalam.

Langkah Kyuhyun di hentikan Kayla di depan kamarnya. “kau yakin? Kau tahu pasti konsekuensi yang akan kau terima jika menjalin hubungan dengan gadis itu.”

“aku tahu. Sangat tahu. Dan aku akan menghadapinya. Kau tidak usah khawatir seperti itu Kay.”

“aku sudah merasakannya Marc. Itu sangat sakit” Kayla menatap mata Kyuhyun sendu. Dia bahkan masih bisa merasakan sakitnya hingga sekarang.

“aku Marcus, aku bisa menanggungnya. Sekarang lebih baik kau ambilkan susu strawberry dan berikan pada Nara. Temani dia dan jangan bicara macam-macam.” Kyuhyun masuk ke dalam kamarnya begitu saja tanpa mempedulikan Kayla yang mendengus kesal.

 

 

 

Annyeong~

Akhirnya bisa post. Hehe

Sekarang aku usahain buat update ff ini seminggu sekali. See you on next part. Kisskiss

 

With Love,

Chokyulate

Advertisements

10 thoughts on “Guardian Angel part 4

  1. Akhirnya di muncul juga ff ini 😊
    Nara yg jatuh cinta sama kyuhyun tp masih penasaran kalau kyuhyun jatuh cinta sm manusia sakitnya kaya apa??

    Liked by 1 person

  2. Uhhh senengny mreka udh jadian

    Knp beda alam beda kasta jd ga bs bersama gitu
    Bahkan kayla udh bs ngeliat masa yg akan dtg nih

    Wahhh gawatttt

    Msh pnasaran gmn awal kyu bs kenal nara

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s