Chapter · romance

Guardian Angel part1

Tittle: Guardian Angel part1

Cast:

  • Cho Kyuhyun
  • Hwang Nara
  • And other cast

Genre: Romance

Author: Chokyulate

 

Annyeong~ kalo ada pertanyaan seputar ff atau apapun, feel free to ask on my instagram: citraariska

happy reading!

 

Bel sekolah berbunyi, semua murid berhamburan keluar. muka mereka yang tadinya mengantuk dan terlihat bosan saat di kelas menjadi senang. Hampir semua murid merasa senang kelas berakhir kecuali gadis berambut coklat tua yang cantik. Gadis cantik itu takut akan kejaran anak buah rentenir yang akhir-akhir ini menunggunya di dekat sekolah. Dan dugaannya sangat tepat. Bahkan sekarang kedua pria jahat itu menunggunya di gerbang sekolah.

Gadis itu berjalan menunduk saat melewati gerbang dan segera berlari. Namun sayang, sebelum dia jauh kedua pria itu mengenalinya dan mulai mengejarnya. Dia berlari sekuat mungkin agar tidak tertangkap oleh dua orang pria bertubuh besar yang sedang mengejarnya.

“YA!! Hwang Nara, berhenti kau” seru salah satu pria itu.

Gadis itu berlari semakin cepat lalu berbelok melalui jalan kecil. Ya benar, nama gadis itu adalah Hwang Nara.Gadis yatim piatu yang dibuang oleh pamannya yang tamak akan hartanya dan akhirnya Nara hidup dalam kejaran rentenir. Kedua orang tuanya meninggal karena keracunan, siapa lagi yang tega meracuni orang tuanya jika bukan pamannya. Saat itu Nara masih berusia 10 tahun, dia percaya saja jika orang tuanya meninggal karena keracunan makanan. Setelah itu Nara dan adiknya yang bernama Naya tinggal bersama pamannya. Semua asset dipindah namakan menjadi milik paman Nara. Saat itu juga dia menyadari jika pamannya yang meracuni orang tuanya.

Walaupun Nara dan adiknya tetap tinggal di rumah mewah, namun keuangan mereka tetap mengalami kesulitan. Paman mereka hanya memberi uang saku dengan jumlah yang sedikit. Hingga pada akhirnya mereka dibuang saat Nara memasuki tahun ketiganya dibangku smp. Berbekal dengan perhiasan ibunya yang dicuri Nara dari kamar pamannya, gadis itu menyewa flat kecil di lingkungan kumuh untuk dia tinggali bersama adiknya yang masih duduk disekolah dasar.

Hidup mereka sangat memprihatinkan. Sepulang sekolah, Nara bekerja menjadi penjaga toko di dekat flatnya. Setiap malamnya dia membawa makanan yang akan dibuang oleh pemilik toko karena hampir kadaluarsa untuk dimakan bersama Naya. Namun tak jarang juga mereka harus menahan lapar karena tidak mempunyai uang untuk membeli makanan.  Gaji penjaga toko tidak besar, dan uang itu Nara gunakan untuk membiayai sekolahnya dan sekolah adiknya. Sehingga mereka harus memakan makanan yang hampir kadaluarsa.

Mereka hidup seperti itu sampai pada akhirnya Naya mengidap kanker perut dan harus dirawat di rumah sakit. Nara sudah berulangkali meminta belas kasihan pada pamannya untuk meminjamkan uang, tapi hanya hinaan dan makian yang didapatnya. Tanpa berfikir lagi Nara meminjam uang kepada rentenir yang terkenal sangat galak dan jahat. Dia tidak punya pilihan lain, yang Nara pikirkan adalah membuat sembuh adiknya.

Sepuluh hari berjalan begitu lama saat Naya dirawat di rumah sakit. Selama sepuluh hari itu juga Nara tidak berangkat sekolah. Dari pagi sampai malam dia menjaga adiknya, dan ketika malam datang dia meninggalkan adiknya untuk bekerja. Tepat sebelum Nara berangkat kerja pada hari kesepuluh itu, Naya kritis selama satu jam dan menghembuskan nafas terakhirnya pada hari itu juga.

 

Nara kembali menoleh kebelakang, matanya membulat ketika melihat kedua pria itu semakin mendekat. Kakinya sudah tidak mampu berlari lagi, dia sudah terlalu lelah. Terlebih seharian ini Nara belum makan.

Tubuhnya terhuyung kesamping ketika seorang laki-laki menariknya dan langsung memeluknya. Bersembunyi dicelah sempit antara dua gedung yang bersebelahan. Laki-laki itu melonggarkan pelukannya setelah melihat dua pria yang mengejar Nara melewati mereka.

“maafkan aku” ucap laki-laki berjaket hitam yang tadi memeluk Nara.

Bukannya menjawab, Nara malah menatap wajah laki-laki yang ada di depannya. Gadis itu merasa tidak asing. Seperti sering melihat laki-laki yang ada di depannya, tapi Nara tidak mengingatnya dengan jelas.

Tidak mendapat jawaban apapun dari Nara, akhirnya laki-laki itu pergi. Nara hanya menatap laki-laki itu berjalan menjauh seraya menormalkan nafasnya. Dia masih terengah pasca berlari tadi.

.

.

Hari masih pagi ketika Nara melamun dikelasnya. Tentu saja dia memikirkan bagaimana cara menghindari anak buah rentenir itu jika mereka menunggunya di gerbang sekolah seperti kemarin. Dia tidak mau tertangkap dan dijadikan pelacur di club yang dimiliki oleh rentenir itu. Padahal Nara telah membayar lebih  dari jumlah uang yang dia pinjam, tapi ternyata itu dianggap hanya menyicil sebagian bunganya saja.

“Nara-ya, jangan melamun. Horangi (harimau) sudah masuk” Jihyo menyikut teman sebangkunya yang gemar melamun di pagi hari.

Nara mendesah ketika melihat guru yang sangat tak disukainya memasuki kelas. Bukan hanya Nara, semua murid di kelas tidak menyukai guru itu karena sangat pelit dalam memberi nilai. Semua tugas yang diberikan juga sangat sulit. Mata coklat milik Nara tertuju pada seorang laki-laki yang berjalan dibelakang Kim sonsaengnim. Ia adalah laki-laki yang menolongnya kemarin.

“selamat pagi semua. Ini Cho Kyuhyun. Aku harap kalian bisa berteman baik dengannya. Mulai sekarang dia akan duduk disamping Nara”

“ssaem, bagaimana dengan Jihyo? Dia sudah duduk denganku sejak pertama kali masuk sekolah”

“Jihyo, kau pindah duduk di sebelah Hyunji” perintah Kim sonsaengnim tak terbantahkan. Jihyo segera mengemasi barangnya lalu menepuk bahu Nara seakan berkata ‘tidak apa-apa’.

Kyuhyun berjalan ketempat duduknya tanpa perkenalan didepan kelas terlebih dahulu. Tatapannya menghadap kedepan, memperhatikan Kim sonsaengnim yang sudah memulai pelajarannya.

Nara berdeham, dia sebal dengan tingkah Kyuhyun yang tidak menyapanya. Bagaimanapun juga Nara adalah teman sebangkunya, seharusnya Kyuhyun bersikap baik padanya. Lagipula ia menolong Nara bersembunyi dari kejaran anak buah rentenir. Sudah seharusnya jika mereka beramah tamah terlebih dahulu.

“aku tidak suka berbasa-basi” ucap Kyuhyun tiba-tiba

Nara kaget, dia menatap Bukunya dan memainkan bolpoin yang sedang dipegangnya. Bagaimana bisa Kyuhyun tahu apa yang sedang dipikirkannya?

“terima kasih” Nara memberanikan diri menoleh kearah Kuhyun “telah menolongku kemarin”

Kyuhyun tersenyum pada Nara. Senyuman yang menghangatkan hati Nara dan membuat gadis itu ikut tersenyum. Entah bagaimana Nara sudah melupakan rasa sebalnya karena Jihyo dipindah. Perasaan nyaman datang begitu saja ketika melihat senyuman Kyuhyun.

Nara menggelengkan kepalanya pelan. Perasaan apa ini? kenapa dia sangat merasa bahwa Kyuhyun menjaganya dan memberikan kenyamanan? Nara kembali mengingat kejadian-kejadian masa lalunya, dan tiba-tiba saja ingatan itu berputar bagai film di kepalanya.

Mulai dari saat adik yang disayanginya, Naya meninggal. Saat itulah pertama kalinya ia melihat Kyuhyun. Entah bagaimana Kyuhyun bisa mengenal keluarganya. Laki-laki itu datang kepemakaman Naya, padahal pamannya sendiri tidak menampakan batang hidungnya. Kyuhyun menguatkan Nara saat itu, memberikan beberapa kata semangat agar Nara tetap menjalani kehidupannya dengan baik. Setelahnya Nara memang menjalani kehidupannya dengan baik. Dia bersekolah dan bekerja part-time untuk membayar hutangnya pada rentenir.

Namun tak jarang juga Nara merasa putus asa dan mencoba bunuh diri. Nara pernah terjun ke sungai han, tapi baru saja melompat Kyuhyun masih bisa menggapai tangannya dan menariknya kembali. Nara juga pernah berulang kali berhenti di depan mobil yang sedang melaju kencang, dan dia selalu gagal dalam percobaan bunuh dirinya. Tentu saja Kyuhyun adalah orang dibalik semua kegagalan bunuh dirinya.

Jika diingat lagi, Kyuhyun selalu menjadi pelanggan ditoko tempat Nara bekerja. Laki-laki itu selalu membeli kotak makan dengan promo beli satu gratis satu, lalu memberikannya satu pada Nara untuk makan siang. Kyuhyun juga selalu menolongnya saat dia dikejar-kejar anak buah rentenir jahat itu. Memang bukan memberi Nara uang, namun membantu Nara bersembunyi seperti kemarin.

Memori tentang kebaikan Kyuhyun yang sudah hilang, kembali dengan jelas diingatan Nara. Semua memori tentang kebaikan Kyuhyun langsung hilang sehari setelah Kyuhyun menolongnya. Namun kenapa sekarang semua memori itu kembali teringat begitu saja? sebenarnya siapa laki-laki yang duduk di sampingnya?

Nara menatap Kyuhyun menyelidik. “siapa kau?” tanyanya pada Kyuhyun

Kyuhyun tidak menjawab. Bahkan tatapannya yang tidak beralih dari papan tulis membuat Nara berdecak sebal. Mungkin Nara akan menanyainya lagi saat istirahat nanti atau mungkin saat pulang sekolah. Gadis itu tidak pernah diabaikan anak laki-laki sebelum ini, mengingat kecantikan dan tubuhnya yang menurut kaum lelaki sangat indah.

.

.

Bel sekolah berbunyi, Nara menghembuskan nafasnya kesal. Jika hari ini anak buah rentenir itu menunggunya di gerbang sekolah dan melihatnya, sudah dipastikan jika hari ini Nara akan berlari marathon lagi seperti kemarin.

Nara mengencangkan tali sepatunya sebelum berdiri dari tempat duduknya. Sekarang dia sudah siap jika harus berlari menghindari anak buah rentenir itu. Sesampainya di depan pintu kelasnya, tangan Nara ditarik oleh Kyuhyun membuatnya harus mengikuti kemana kaki laki-laki itu melangkah.

Kyuhyun membawanya ke tempat parkir mobil dan menyuruhnya masuk ke sebuah audi R8 berwarna hitam pekat. Nara memang tidak tahu apa yang dilakukan Kyuhyun sekarang, tapi dia menurut begitu saja. Entah darimana datangnya perasaan aneh yang ada dihati Nara sekarang. Perasaan suka, aman dan nyaman jika berada didekat Kyuhyun.

“mereka menunggumu di gerbang” ujar Kyuhyun setelah memakai seatbelt.

Nara mengangguk mengerti. Tidak perlu ditanya lagi, pasti yang menunggu Nara adalah anak buah rentenir menyebalkan itu. Gadis itu menunduk saat mobil Kyuhyun melewati gerbang sekolah. Kyuhyun tersenyum melihat Nara yang menyembunyikan dirinya, padahal kaca mobil Kyuhyun gelap. Tidak akan ada orang yang bisa melihat ke dalam mobilnya.

Gadis itu membenarkan posisi duduknya. “Kyuhyun-ssi, terimakasih. Sekali lagi kau menolongku”

Kyuhyun tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.

“sebenarnya kau siapa? Kau selalu menolongku di saat aku kesusahan” Nara menghentikan ucapannya lalu menatap Kyuhyun menelisik “apa kau malaikat penjagaku?” candanya

“iya, aku memang malaikat penjagamu”

Nara terkejut dengan jawaban Kyuhyun. Malaikat penjaga? Apa hal itu benar-benar ada? Itu hanya sebuah mitos, memang dulu Nara percaya dengan adanya malaikat penjaga. Namun saat dia sudah dibuang oleh pamannya, dia tak percaya akan hal-hal berbau fantasi seperti itu.

“aku serius dengan ucapanku Hwang Nara” wajah Kyuhyun menunjukan keseriusannya bahwa dia tidak berbohong. “malaikat tidak pernah berbohong” lanjutnya.

Tangan Nara tergerak untuk menyentuh pipi Kyuhyun. Sama, kulit Kyuhyun sama dengan kulitnya. Mana mungkin Kyuhyun seorang malaikat. “apa buktinya? Aku tidak percaya”

“aku tahu semua tentangmu”

Nara berdecak “itulah yang dikatakan semua anak laki-laki saat ingin menjadikanku pacar mereka”

Mobil kyuhyun berhenti di depan flat Nara. “aku akan menunjukannya padamu”

“menunjukan apa?”

“sayapku”

“sepertinya kau sudah berlebihan menonton film tentang malaikat”

Kyuhyun keluar dari mobilnya, diikuti dengan Nara. Kyuhyun menarik tangan Nara masuk kedalam gedung di mana flat sederhana Nara berada.

“jika kau malaikat, kau pasti bisa menembus pintu ini. Lakukanlah”

“malaikat bukan hantu. Kami tidak melakukan hal seperti itu. Aku akan menunjukannya setelah kita masuk”

Nara mengambil kunci flatnya dari tas lalu membuka pintu. Dia semakin tidak percaya dengan semua yang dikatakan Kyuhyun. Bukankah malaikat juga makhluk halus? Lalu kenapa Kyuhyun bisa disentuhnya? Kenapa Kyuhyun bisa terkena sinar matahari?

Mata Nara melebar ketika melihat deretan pakaian dalamnya yang dijemur dijendela. Gadis itu menoleh untuk melihat Kyuhyun lalu berlari memungut semua pakaian dalam itu dan membuangnya ke dalam kamarnya. Nara mendesah lega karena tadi saat dia menoleh Kyuhyun sedang melihat ponselnya. Jadi Nara berfikir bahwa pemandangan tak layak itu belum terlihat oleh Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum geli dalam kediamannya. Sudah pasti Kyuhyun melihat deretan pakaian dalam berwarna pink milik Nara. Bahkan semua orang juga akan langsung melihatnya begitu masuk ke flat Nara karena jendela flat Nara  dalam satu garis lurus dengan pintu flat.

“jadi Kyuhyun-ssi, bisakah kau menunjukannya padaku agar aku percaya dengan cerita khayalanmu?”

Kyuhyun menatap intens Nara yang sedang meremehkannya. Tiba-tiba saja tubuh Kyuhyun maju hingga menjadi sangat dekat dengan tubuh Nara.

“aku hanya memastikan kau sampai di rumah dengan selamat. Aku pulang dulu” Kyuhyun mengacak poni Nara sebelum berjalan pergi. Meninggalkan Nara yang melongo tak percaya dengan apa yang dilakukan Kyuhyun. Dia merasa bodoh telah percaya pada Kyuhyun begitu saja.

Advertisements

17 thoughts on “Guardian Angel part1

  1. Siapa kyu sebenarnya apakah bnr malaikat tw emang da hub dekat dgn nara dan pamanya nara yg jahat itu jgn sampai kl kyu adalah anakk dr pamanya tw sepupu mkin nara akan balik benci pd kyu krn ada hub dgn pamanya

    Liked by 1 person

  2. Kyuhyun beneran malaikat??? 😮😮😮

    Bukan khayalan kan yaaaa 😀😀😀

    apa Kyu itu seorang chaebol yang nyamar jadi orang biasa yang jatuh cinta ke nara??

    kok dia tau semua ttg Na ra

    aaaa….turut berduka atas naya 😖😖😖😖😖

    Liked by 1 person

  3. coba bayangin didunia nyata ada kaya gitu beneran wkwkwk pasti luar biasa apalagi cogan lagi hahahaha
    Jahat ya pamannya nara awas aja pasti ada karmanya kok.
    semangat eonni untuk next chap

    Liked by 1 person

  4. Wow seru ni critanya..kasian ma nara hidupnya sulit banget…tp kok kyu slalu nolong nara ya??ada hub apa sebenernya kyu ma nara??kok bisa trus ada klo nara lg susah???seru2 critanya jd ga sabat nunggu lanjutannya…

    Liked by 1 person

  5. Kasihan nara, orgtuanya meninggal karena diracuni oleh pamannya dan mengambil harta mereka serta dia dan adiknya juga harus dibuang dan hidup menderita hingga adiknya meninggal karena nggak punya uang untuk berobat ditambah lagi dikejar2 oleh rentenir, miris banget sih hidupnya.
    Semoga saja kyuhyun selalu menjagah dan menolonglnya.

    Liked by 1 person

  6. Hidup nara mndrta amat org tuany dibunuh trus nara dan adikny di buang ,,huft skrg dikejar”ma rentenir tp untung da kyuhyun yg sllu nolongin nara….
    Sebenernya siapa kyuhyun sbnrny….bikin pnsran….

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s