Uncategorized

Everlasting part 5

 

 

Annyeong~ as usual, kalo ada pertanyaan seputar ff,  feel free to ask on my instagram: @citraariska

thank you & happy reading ^^

 

 

Nara bangun lebih pagi dari biasanya, bukan karena morning sickness seperti orang-orang yang sedang hamil muda. Dia bangun lebih pagi karena lapar.  Perutnya sudah menjerit minta diisi walaupun jarum jam masih menunjukan pukul 05:00 a.m.

Gadis itu membuka kulkas, mengedarkan penglihatannya untuk mencari makanan yang ingin dia makan. Nara mengeluarkan 4 puding dan susu dari sana. Dia duduk dimeja makan, menyantap roti tawar yang sudah diolesinya dengan selai strawberry. Setelahnya barulah Nara menghabiskan 4 cup pudding.

“kau tidak takut badanmu membengkak seperti babi?”

Suara Kyuhyun yang mengagetkan membuat Nara tersedak pudding yang sedang dimakannya.

“ya Tuhan, sayang maafkan aku” Kyuhyun menepuk punggung Nara setelah memberinya minum. Pria itu merasa sangat bersalah saat melihat batuk istrinya tak kunjung berhenti.

“dasar menyebalkan” ucap Nara pelan. Batuknya sudah berhenti, hanya menyisakan matanya yang berlinang.

Kyuhyun memeluk Nara, menyenderkan kepala gadis itu diperutnya karena posisi Kuhyun sedang berdiri. Ia membelai rambut istrinya dengan penyesalan. Andai saja ia tidak mengagetkan Nara, pasti istrinya tidak akan tersedak. Kyuhyun menarik kursi lalu duduk di depan Nara. “sudah baikan?”

Nara mengangguk. Dia tersenyum sekilas menyadari hal konyol yang baru saja terjadi. Di saat semua istri yang sedang hamil muda ditenangkan suaminya karena morning sickness. Dia malah ditenangkan suaminya karena tersedak makanan. Beruntung dia tidak mati karena tersedak makanan. Itu akan menjadi berita yang sangat konyol.

“oppa tidak perlu khawatir. Aku akan menjadi ibu hamil seperti Miranda kerr dan Victoria Beckham. Aku akan menjadi ibu hamil yang super kece. Sama seperti istrimu saat belum hamil” Nara menggerling. Sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum, menahan tawa gelinya. Jawaban istrinya memang tak terduga. Bagaimana bisa Nara berfikir ingin seperti Miranda Kerr? Sementara tubuh Miranda Kerr menang beberapa point daripada Nara.  Namun walaupun begitu, tubuh Nara mampu membuat Kyuhyun selalu menginginkannya. Kyuhyun tak pernah merasa puas dengan tubuh istrinya. Sial, hanya memikirkannya saja mampu membuat Kyuhyun menegang.

Kyuhyun berdiri dari duduknya seraya menarik istrinya agar ikut berdiri. “kita masih memiliki waktu 2 jam sebelum sarapan dan berangkat ke kantor. Mari kita pergunakan waktu itu sebaik mungkin” ujar Kyuhyun tepat ditelinga nara.

Gadis itu tahu kemana maksud perkataan suaminya. Sudah pasti Kyuhyun ingin memanfaatkan waktu itu dengan bermain diatas ranjang. Dan tangan Kyuhyun yang sudah membelai paha bagian dalam Nara membuatnya tak bisa menolak keinginan Kyuhyun.

Pagi itu, sebelum mereka bersiap untuk berangkat bekerja. Kyuhyun dan Nara menghabiskan waktu 2 jam penuh dengan bermain diatas ranjang. Suara desahan menghiasi pagi indah mereka, bagai kicauan burung yang selalu meramaikan pagi hari.

.

.

Saat makan siang, Nara kembali mencoba untuk berbicara pada Bona. Kali ini dia sudah memantapkan pikirannya untuk jujur pada Bona. Daripada dijauhi temannya karena kesalahpahaman, lebih baik tetap berteman walaupun sikap Bona berubah seperti karyawan yang tahu bahwa dia istri Kyuhyun. Menghormatinya seperti menghormati presdir mereka.

Nara menghela nafasnya sebelum duduk dihadapan Bona. “Bona-ya, kenapa kau selalu menghindariku? Sebenarnya apa salahku padamu?”

“kau masih belum mengerti kesalahanmu? Kenapa kau berbohong padaku? Aku tahu kau menjadi simpanan presdir”

Nara terdiam mencerna perkataan Bona. Simpanan presdir? Dia tertawa miris dalam hatinya. “aku tidak menjadi wanita simpanan” jawab Nara lirih

“lalu bagaimana kau mendapatkan uang sebanyak itu jika tidak menjadi wanita simpanan presdir? Jangan berbohong Nara-ssi, aku sudah mengetahui semuanya” ingatan Bona kembali pada malam itu. malam dimana dia melihat presdirnya dan Nara bermesraan di ruangan divisi mereka. “aku tidak tahu kau adalah wanita yang sangat kejam. Apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan istri presdir saat mengetahui jika suaminya berselingkuh dengan pekerja rendahannya?” Bona mengambil nampannya dan pergi meninggalkan Nara sendiri.

Nara kaget mendengar semua ucapan Bona. Selama ini Bona menganggapnya sebagai wanita simpanan. Sebegitu rendahnya Nara dimata Bona. Nara bagaikan jalang yang haus akan uang. Oh Tuhan, apa yang akan dilakukan anak itu jika mengetahui fakta bahwa Nara adalah istri sah presdir?

“minggir, aku ingin duduk di sini” ucapan Sena menginterupsi pikiran Nara.

Nara menatap Sena dan temannya nyalang. “cari meja lain, aku duduk disini lebih dulu” ujar Nara sinis.

“hanya meja diujung yang kosong dan itu bukan kesukaanku. Bukankah kau yang suka menyendiri dimeja paling ujung sana? Minggir!!” Sena menekankan kata terakhirnya.

Nara menaruh sendok garpu yang sedang dipegangnya dengan kasar. “kau benar-benar membuat selera makan siangku hilang Park Sena” Nara berdiri dari duduknya

“nikmatilah makan siangmu dan jangan lupa untuk minum” Nara mengguyur Sena dengan segelas air putih yang belum diminumnya.

“YA!!!” Sena berteriak kesal. Dia mendorong Nara dengan kuat. Reflek tangan kiri Nara memegang kursi sedangkan tangan kanannya yang ingin dia gunakan untuk berpegangan pada meja malah tergores ujung meja itu.

Nara mendesah lega karena dia tidak sampai jatuh kelantai, hanya berjongkok karena tangannya menahan untuk tidak terjatuh. Usia kehamilannya masih muda, masih sangat rentan mengalami keguguran. Nara berdiri dengan angkuh, menatap sekilas tangannya kanannya yang mulai mengeluarkan darah lalu menatap Sena lebih nyalang dari sebelumnya. Ingin sekali Nara membalas perbuatan Sena, tapi rasa perih ditangannya membuatnya mengurungkan niatnya.

Gadis itu pergi begitu saja tanpa berkata apapun pada Sena. Biarlah Sena dan temannya tertawa akan kemenangannya dalam mengganggu Nara hari ini. Yang ada dipikiran Nara hanya segera sampai diruangan suaminya. Melihat suaminya untuk menenangkan kekesalan dalam hatinya. Kyuhyun memang menjadi moodboster Nara sejak dia hamil. Hanya melihat atau memeluk Kyuhyun, semua perasaan sebalnya akan menghilang, tergantikan oleh rasa nyaman yang menyelimuti hatinya.

Tatapan menelisik Kyuhyun menyambut Nara saat gadis itu memasuki ruangannya. Kyuhyun sudah mendapat kabar dari Henry jika istrinya terlibat pertengkaran dengan Sena di kantin perusahaan. Matanya membulat sempurna ketika melihat tangan kanan Nara yang mengeluarkan darah. Kyuhyun mengambil kotak obat yang berada dilaci teratas meja kerjanya. Sejak Nara bekerja, Kyuhyun memang menyiapkan kotak obat khusus yang ia simpan dilaci meja paling atas untuk istrinya yang sangat ceroboh itu.

“oppa” nada manja Nara keluar begitu saja bersamaan dengan Kyuhyun yang duduk di sampingnya.

Kyuhyun mengambil tangan kanan Nara. Membersihkan tangan Nara dari darah agar bisa melihat lukanya lebih jelas. Wajah Kyuhyun mengeras melihat luka ditangan istrinya. luka itu berada didekat nadi istrinya. Beruntung lukanya tidak terlalu dalam, walaupun panjangnya sekitar 7cm.

“bertengkar dengan Park Sena?” tanya Kyuhyun retoris

Nara tidak menjawab, dia hanya mengerang kesakitan saat Kyuhyun memberikan betadine pada lukanya.

“ujung meja kantin perusahaanmu sangat jahat padaku”  Nara mengalihkan pembicaraan. Dia sedang tidak ingin membicarakan Sena sekarang.

Kyuhyun menghela nafasnya kasar setelah membalut luka Nara dengan perban. “kau bisa mati” Kyuhyun menatap tajam Nara “jika kau tergores lebih dalam. Kau, dan calon anak kita bisa mati”

Nara memandang wajah Kyuhyun tanpa berkedip. Jujur saja sekarang dia takut dengan perkataan suaminya. Terlebih Kyuhyun membawa calon anak mereka di dalam ucapannya. Sekarang mata Nara mulai berkaca-kaca. Bagaimanapun juga dia tergores karena ingin melindungi calon anak mereka. “maaf”

“kau selalu meminta maaf untuk kesalahan yang terus kau lakukan” sindir Kyuhyun

“aku akan lebih berhati-hati lagi” Nara membuat tanda V dengan jari tangan kirinya. Dia ingin Kyuhyun tahu jika Nara bersungguh-sungguh dengan perkataannya.

“jika kau selalu ceroboh, aku tak akan tenang saat meninggalkanmu”

“oppa akan pergi?”

“ya, aku memiliki perjalanan bisnis ke eropa selama 4 hari”

Nara mengangguk “aku akan baik-baik saja” ucapnya dengan nada tak bersemangat. Tentu saja Nara merasa sangat sedih sekarang. Dia masih ingin bersama suaminya, bahkan untuk berpisah selama seharipun Nara tidak akan mampu. Terlebih Kyuhyun adalah penenang bagi Nara setelah bertengkar dengan Sena.

“aku juga tidak ingin meninggalkanmu, tapi Mr. Neeson menyuruhku untuk menemuinya langsung” Kyuhyun memeluk Nara

Dengan susah payah Nara menahan air matanya agar tidak terjatuh. Nara seperti anak yang terus menempel pada ibunya. Sejak hamil memang Nara selalu menempel pada Kyuhyun. Maka dari itu tak jarang Nara menemui suaminya saat jam makan siang, seperti sekarang ini. Dan Nara tidak bisa jauh dari Kyuhyun terlalu lama.

Ketukan pintu menginterupsi kegiatan mereka berdua. Tak lama setelah Kyuhyun melepaskan pelukannya, Henry masuk dengan membawa dua pelastik yang berisi 4 kotak makanan dengan label restaurant jepang kesukaannya. SUSHI! Perut Nara berteriak gembira. Tak perlu menunggu kotak makan itu dibuka. Nara sudah yakin jika isi kotak putih itu sushi kesukaannya.

“apa kau yakin semua ini akan habis?” tanya Henry tak percaya.

“ada babi yang harus kuberi makan” Kyuhyun terkekeh

Henry menggelengkan kepalanya, menaruh bungkusan itu di meja. “makan yang baik eoh. Aku akan meninggalkan kalian berdua”

“henry oppa, terimakasih banyak” ucap Nara tanpa mengalihkan tatapannya pada bungkusan sushi yang sedang dibuka suaminya. Tanpa menunggu apapun lagi Nara langsung mulai memasukan potongan sushi itu kedalam mulutnya.

.

.

Matahari telah tenggelam ketika Nara menginjakan kakinya di apartemen. Setelah makan siang, Yesung menyuruhnya menyelesaikan laporan hingga dia harus pulang saat jarum jam menunjukan pukul 19:20. Dengan langkah gontainya Nara berjalan menuju kamar. Suasana diapartemen sangat sepi, padahal Nara sangat yakin jika suaminya sudah pulang.

“oppa?” panggil Nara saat memasuki kamar, tapi tak ada jawaban dari Kyuhyun. Nara berjalan menuju meja riasnya saat melihat note kecil yang tertempel pada cermin.

 

Segera mandi dan temui aku di ruang makan

 

With Love,

Your lovely husband

 

Begitulah pesan yang tertera pada kertas berwarna pink itu. Segera Nara pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan menyusul suaminya di ruang makan. Gadis itu sangat yakin jika Kyuhyun sedang membuatkan makanan untuknya.

Nara berjalan mengendap mendekati suaminya. Dia memeluk Kyuhyun dari belakang, dan sedikit berjinjit untuk melihat apa yang sedang dibuat suaminya. “waaa, pancake strawberry” ujarnya riang seraya mengeratkan pelukannya.

Kyuhyun menoleh untuk mencium bibir Nara saat istrinya menatapnya kagum. Hanya mengecup karena ia harus segera menyelesaikan kegiatannya menghias pancake dengan wipped cream dan potongan buah strawberry. Setelah semuanya selesai, Kyuhyun membawa dua piring pancake itu ke meja makan. diikuti dengan Nara yang membawa dua gelas jus.

“ini kelihatan sangat enak” Nara yang sudah memegang pisau dan garpu segera memotong pancake itu menjadi bagian kecil dan dimasukan ke mulutnya. “ini benar-benar lezat” gumammnya.

Selanjutnya tidak ada percakapan apapun diantara mereka berdua. Nara memilih fokus menikmati pancake buatan suaminya. Sedangkan Kyuhyun fokus memperhatikan istrinya yang sedang makan. dan saat itulah Kyuhyun menyadari jika tubuh Nara bertambah gemuk. Lihat saja pipinya yang bertambah tembam dan lengannya yang semakin besar.

“kenapa oppa tidak makan?” pertanyaan Nara berhasil membuyarkan pikiran Kyuhyun.

“aku sudah kenyang hanya dengan melihatmu makan” Kyuhyun mengambil piring Nara yang sudah kosong, mengganti dengan piringnya yang belum terjamah. “makanlah”

Nara menggeleng. “kita makan berdua. Aaa” Nara menyuapi suaminya dengan sepotong pancake. Lalu memasukan potongan lainnya kedalam mulutnya. Nara melakukan seperti itu sampai pancake di piring habis tak tersisa. Tentu saja lebih banyak pancake yang masuk kedalam perut Nara daripada perut Kyuhyun.

 

Selesai mencuci piring Nara menyusul Kyuhyun yang sedang melihat televise di ruang tengah. Dia merebahkan tubuhnya di sofa berbantal paha suaminya. Mencari posisi yang nyaman untuk tidur, hingga tak sengaja Nara menyentuh sesuatu yang membuat Kyuhyun mengerang pelan.

“kau menggodaku eoh?” tegur Kyuhyun yang dibalas dengan desisan Nara.

“jangan tidur. Biarkan lambungmu mencerna makanan terlebih dahulu” Kyuhyun mencubit gemas pipi istrinya yang semakin mengembang.

“kalau begitu, bagaimana jika kita olah raga malam? Di ranjang”

Sekali lagi Kyuhyun dibuat terkejut karena Nara yang terlalu blak-blakan dalam meminta hal itu. “tidak sayang. Kau akan kelelahan nanti” jawab Kyuhyun halus.

Gadis itu tidak mengindahkan perkataan suaminya sama sekali. Dia malah bangkit dari tidurnya lalu duduk diatas Kyuhyun. Menciumi bibir suaminya yang menurutnya sangat menggoda. Kecupan demi kecupan ringan Nara berikan pada bibir suaminya hingga kecupan itu berganti dengan lumatan. Melumat bibir atas dan bawah suaminya secara bergantian. Kyuhyun yang tadinya hanya diam karena terkejut dengan perilaku Nara, kini mulai membalas ciuman istrinya. Bahkan sekarang lidah mereka turut bermain.

Nara melepaskan ciumannya saat merasa Kyuhyun mulai menikmatinya. Dia memang ingin menggoda suaminya. Nara tertawa geli melihat ekspresi Kyuhyun yang menggemaskan. Kini Kyuhyun sedang menatap Nara bingung dan menahan gairahnya. “kau yakin dengan ucapanmu tuan Cho? Tidak?” ucap Nara dengan nada yang sangat manja dan menggoda. Jari-jari lentiknya membelai wajah tampan Kyuhyun.

“sialan” umpat Kyuhyun pelan sebelum melumat bibir Nara dengan hasrat yang menggebu. Kyuhyun akui, Nara memang berhasil menggodanya. Pertahanannya hancur begitu saja saat Nara menciumnya.

Kyuhyun mengerang saat Nara bergerak diatasnya, pusat tubuh mereka bergesekan. Dan saat itu juga pusat tubuh Kyuhyun langsung menegang, siap untuk masuk ke rumahnya. Ke dalam tubuh Nara yang hangat dan memberikan kenikmatan duniawi.

Kyuhyun merebahkan Nara diatas sofa tanpa melepas ciumannya. Tangan kanannya mulai bergerilya turun, meraba paha istrinya dan berhenti di pusat tubuh istrinya. menekannya beberapa kali sebelum menggesekan telapak tangannya dengan pusat tubuh Nara yang masih tertutup celana dalam. Menggseknya dengan ritme pelan lalu cepat hingga beberapa saat kemudian Nara melenguh keras karena kenikmatan pelepasan pertamanya yang dia dapat malam ini.

Hhh! Nara kembali mendesah saat tangan Kyuhyun meremas buah dadanya.

“kita lanjutkan dikamar” ujar Kyuhyun dengan suara beratnya. Segera ia membawa Nara menuju kamar tidur mereka untuk pencarian kenikmatan. “katakan padaku jika kau sudah lelah. Aku akan berhenti kapanpun saat kau mengatakannya”

.

.

Nara bangun dengan wajahnya yang masih mengantuk. Badannya juga terasa agak lelah karena pergulatannya bersama suaminya menghabiskan waktu 4 jam di ranjang dan sekitar 45 menit di kamar mandi. Ya, mereka memang langsung mandi setelah melakukan itu karena badan mereka terasa sangat lengket.  Dengan matanya yang masih mengantuk Nara berjalan ke kamar mandi. Betapa terkejutnya dia saat melihat bercak darah pada celana dalamnya.

“oppa!!” triaknya dari dalam kamar mandi. Air matanya pun sudah jatuh membasahi pipinya. Dia sangat ketautan sekarang.

“sayang, ada apa?” tanya Kyuhyun cemas. Mata Kyuhyun tertuju pada celana dalam istrinya yang menggantung di lutut.

“cepatlah mandi, kita ke rumah sakit pagi ini. Aku akan menggunakan kamar mandi bawah” Kyuhyun menepuk pundak Nara lalu mencium kening istrinya sebelum keluar.

Kurang lebih butuh 35 menit untuk Nara bersiap. Sekarang Kyuhyun sudah melajukan mobilnya membelah kesunyian jalanan pagi ini. Kyuhyun yang memiliki kontak pribadi dokter Kang langsung menyuruh dokter berparas cantik itu ke rumah sakit pagi ini.

Setelah 20 menit Kyuhyun dan Nara sampai di rumah sakit. Mereka langsung bergegas menuju ruangan dokter Kang. Dan seperti dugaan Kyuhyun, dokter Kang sudah ada dibalik mejanya. Tanpa bertanya apapun, dokter Kang langsung memeriksa Nara. Tentu saja Kyuhyun sudah menceritakan detailnya pada dokter Kang saat menyuruh dokter cantik itu datang ke rumah sakit pagi-pagi.

“bagaimana dengan bayinya?” tanya Kyuhyun cemas

“YA! Cho Kyuhyun, aku tahu tubuh istrimu memang menggoda tapi bisakah kau menahan hasratmu itu? calon anak kalian sedang mencoba berkembang di rahim Nara.” omel dokter Kang setelah memeriksa Nara.

“bagaimana dengan bayinya?” ulang Kyuhyun geram karena tidak mendapat jawaban atas pertanyaaannya.

“calon anak kalian tidak apa-apa. Itu hanya flek biasa dan tubuh Nara hanya kelelahan. Aku akan menambahkan beberapa vitamin untuk Nara”

“kau tidak boleh bekerja hari ini” ujar Kyuhyun tak terbantahkan

“ish, Kyuhyun-aa. Hartamu tidak akan habis sampai beberapa turunan, tapi kau menyuruh istrimu bekerja?” dokter Kang berdecak.

“kau tahu? aku sangat mencintai istriku”

“cih, jawaban macam apa itu?” dokter Kang terkekeh “Nara-ssi, jaga kesehatanmu”

Nara mengangguk “terimakasih dokter Kang” ucapnya sebelum keluar dari ruangan itu.

.

.

“jangan lakukan hal berat. Istirahatlah selama aku bekerja. Aku akan pulang lebih awal. I love you”

Itulah kata-kata yang Kyuhyun ucapkan tadi pagi sebelum ia berangkat bekerja. Sekarang hari sudah hampir sore. Seharian ini Nara hanya menghabiskan waktunya diatas sofa kamarnya dengan membaca novel. Dan sekarang novel beratus-ratus halaman itu sudah selesai dibacanya, kebosanan pun mulai mengelayuti dirinya.

Nara memutuskan untuk pergi ke dapur. Mungkin dia akan menemukan sesuatu yang lezat di sana. Baru beberapa langkah dari kamarnya, raut wajahnya berubah bahagia ketika mendengar pintu apartemennya terbuka.

“oppa sudah pulang?” Dengan riang Nara berlari menuruni tangga.

“jangan berlari” triak Kyuhyun

Greeeeeeppp!!!

Kyuhyun menangkap Nara tepat sebelum gadis itu terjatuh di lantai. Nara terdiam, jantungnya bekerja dua kali lipat. Takut akan terjatuh dan takut akan kemarahan Kyuhyun. Perlahan ia mengangkat kepalanya untuk menatap kyuhyun. Benar sekali dugaannya jika wajah Kyuhyun menjadi garang ingin memakinya saat ini juga.

“oppa, aku mencintaimu. Aku sangat merindukanmu. Seharian ini aku kesepian” Nara mengeluarkan suara lebih dulu sebelum Kyuhyun memarahinya.

Raut wajah Kyuhyun berubah sedih. Tangannya melingkar dipinggang Nara. “aku merasa akan terjadi sesuatu yang buruk padamu jika aku meninggalkanmu”

“percayalah padaku, sesuatu yang buruk tidak akan terjadi padaku. Aku anak yang baik, pasti Tuhan selalu melindungiku” Nara mengakhiri ucapannya dengan mengecup bibir Kyuhyun.

Kyuhyun memaksakan senyumnya. Sebenarnya perasaan pria itu masih khawatir dan bayang-bayang akan terjadi sesuatu yang buruk pada istrinya terus mengganggu pikirannya. Namun di lain sisi, ia juga tidak bisa meninggalkan rapatnya dengan Mr. Neeson di Eropa. Selain keuntungan triliyunan won, bekerja sama dengan Mr. Neeson juga akan membuat perusahaannya semakin terkenal di Eropa.

“kau harus tinggal di rumah besar selama aku pergi”

Nara menggeleng cepat. “jarak rumah besar dengan kantor sangat jauh. Aku janji akan menjaga diriku”

Kyuhyun tidak membantah lagi. Dia hanya mendesah pasrah menyetujui permintaan istrinya. “sekarang bersiaplah. Kita akan mendatangi pesta”

“pesta?” Nara membeo

“pesta perayaan karena resort baruku sudah siap untuk dibuka”

“waaah aku tidak sabar untuk mencoba semua hidangan lezat dipesta perusahaanmu” Nara tersenyum riang. Dia menarik Kyuhyun ke kamar mereka untuk segera bersiap.

.

.

Seperti yang sudah diketahui oleh semua orang bahwa perusahaan Kyuhyun sangat suka membuat pesta untuk merayakan sesuatu. Seperti hari ini, perusahaan besar itu merayakan atas berhasilnya membuat sebuah resort mewah di Maldives. Semua pegawai perusahaan datang memenuhi ballroom tempat pesta diadakan.

Malam ini Nara terlihat sangat anggun dengan dress panjang yang menutupi kakinya namun mengekspos bahu dan lengannya yang indah. Rambutnya digerai dan dihiasi oleh jepit rambut berbentuk pita berwarna silver yang mengkilap jika terkena cahaya lampu. Nara juga menggunakan satu set perhiasan keluaran terbaru dari Swarovski. Heels dari Jimmy Choo dan tas dari Gucci yang berwarna silver turut memperindah penampilannya malam ini. Walaupun perban masih menghiasi tangannya, tapi hal itu tidak mengurangi kadar kecantikan Nara. Dia tetap terlihat cantik dan anggun.

Kyuhyun memakai jas berwarna senada dengan Nara, biru sapphire. Warna itu membuat karisma Kyuhyun semakin menguar. Ditambah lagi dengan tatanan rambut Kyuhyun yang memperlihatkan keningnya, membuat semua wanita terpikat padanya.

Sedari tadi Kyuhyun sibuk menyapa dan mengobrol bersama rekan bisnisnya. Sedangkan Nara sibuk memakan semua makanan yang disajikan sendirian, karena Bona masih menjauhinya. Walaupun Kyuhyun sempat meminta pada Nara untuk selalu disampingnya, tapi Nara tidak mengabulkan permintaan suaminya itu. Dia tidak ingin semua orang tahu jika dirinya adalah istri presiden direktur yang selama ini tidak pernah dibawa Kyuhyun kehadapan publik.

“ternyata kau memiliki selera fashion yang sangat mahal” ujar Sena saat berdiri di samping Nara

Nara melangkah pergi meninggalkan Sena dan teman-temannya. Dia tidak mau emosinya tersulut di acara seperti ini, terlebih beberapa rekan bisnis Kyuhyun tahu jika dia adalah istri dari presiden direktur JK company. Akan sangat memalukan jika dia terlibat perkelahian di tempat ini.

Sudah waktunya untuk memberi sambutan. Kyuhyun pergi keatas panggung dan mulai memberikan sambutannya. Ia terlihat sangat berwibawa ketika berbicara serius seperti itu. Hal itu membuat Nara tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun. Suaminya yang sangat tampan membius semua orang untuk menatapnya. Ingin sekali Nara menutup semua mata wanita yang mengagumi suaminya. Tatapan ingin memiliki Kyuhyun sangat jelas di mata semua wanita di sini, walaupun mereka tahu jika Kyuhyun telah beristri.

“… dan ada satu pengumuman lagi malam ini. Mungkin sebagian dari kalian bertanya-tanya siapa istriku. Sekarang saya akan memperkenalkan istriku kepada kalian. Namanya Hwang Nara, dia bekerja sebagai pegawai biasa divisi keuangan. Sekarang dia sedang berdiri dengan anggun di arah jam 12-ku menggunakan dress berwarna biru” ucap Kyuhyun di akhir pidatonya.

Semua mata tertuju kepada Nara yang tiba-tiba menjadi salah tingkah. Kyuhyun tidak mengatakan jika ia akan mengumumkan hal ini sebelumnya. Bona menatap Nara tak percaya, ternyata teman yang selalu membelanya dan sekarang sedang dijauhinya adalah istri presdir. Penyesalan tercetak jelas diraut wajah Bona. Dia telah jahat pada Nara. Ternyata Nara tidak seburuk yang dia kira, presdir adalah suaminya, itu berarti Nara tidak menjual tubuhnya. Tak hanya Bona yang terkejut, Sena dan teman-temannya pun menatap Nara tak percaya. Orang yang selama ini mereka musuhi adalah istri presdir. Mereka menjadi ketakutan jika di pecat dari perusahaan Kyuhyun.

“kau gila? Orang yang selama ini kita ganggu adalah istri presdir. Bagaimana jika dia memecat kita nanti?” ujar gadis berambut coklat yang berdiri di samping Sena.

Nara tersenyum mengejek kearah ke Sena dan para temannya sebelum dia berjalan menuju Kyuhyun di atas panggung. Tangan Kyuhyun langsung melingkar di pinggang Nara saat istrinya sudah berdiri di sampingnya. Senyuman hangat mengembang di wajah Kyuhyun, berbeda dengan Nara yang tersenyum tidak nyaman di hadapan semua orang.

“jadi dia wanita yang menjadi istri Kyuhyun oppa? Ini sangat bagus, bisa dikatakan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui” Sena bergumam pada dirinya sendiri.

 

 

Advertisements

29 thoughts on “Everlasting part 5

  1. Itu sena kenapa ? Mau ngerencanain hal jahatkah ke nara? U,u baru aja kelar satu masalah, dateng lagi si sena nambah2in masalah.

    Di tunggu next chapnya kak, maaf kalo baru sempet komen di ff ini hihi

    Liked by 1 person

  2. yayyyyy akhirnyaaa diakuin 🙂

    aduh Nara nya bisa banget yaaa, pake acara manjah gimana pas mau diomelin hehehe

    Sena nya jahat nihhh

    aku jadi sebal bacanya @ @

    bagaimana dibumi hanguskan saja tokoh ini, habis kasian Nara nya, dilukai melulu

    semogaa pas business trip, Nara dan bayinya sehat-sehat aja

    great story dearrr

    selalu semangat yaaa ^^

    Liked by 1 person

  3. Kayaknya sena mau berbuat sesuatu kpd nara nie…aduh kyu kmu jgn prgi ninggalin nara,,,dan akhirny bona dan slruh krywan kntor tau klo nara istri kyuhyun bos mrka….

    Liked by 1 person

  4. Kyuhyun jangan pergi ke eropa, aku jadi takut sama nara nanti kenapa”. Apalagi diakhir cerita sena kata”nya membahayakan aaa Nara eonni semoga km dan bayinya baik” aja walaupun dalam keadaan apapun. Kasihan baru satu masalah slesai eh nanti kluar lagi gak sabar baca ff selanjutnya 😍😍😍
    Akhirnya Bona tau juga siapa nara, dengan begitu dia gak salah paham lagi. Dan untuk sena bertobatlah gak baik jahatin orang 😊😊

    Semangat terus eonni untuk nulis next chapternya. Ff ini slalu saya tunggi”, kalau pas kluar seneng banget deh antusias banget bacanya

    Liked by 1 person

  5. kyuhyun ko diam saja sihh kalo nara sama sena berkelahi… jadi curiga, punya hubungan apa kyuhyun sena dulu hmm….
    yoshhh bona nyesel juga hehhehh dia udah tahu bahwa nara istrinya bos nya dia ditempat kerja nya

    Liked by 1 person

  6. Sena kurang ajar bgt yah jd orang ky nya hobby bgt gangguin Nara,
    Akhirnya Kyuhyun ngenalin jg ke semua orang kalo Nara itu istrinya dan Bona jd ga salah paham lagi..
    ky nya Sena bakalan pny rencana jahat nih setelah tau Nara istrinya Kyuhyun.

    Liked by 1 person

  7. wes kalo Nara Dikantor truss ketemu sena
    pasti Nara Luka luka deh
    dan Kyu selalu bilang ke nara kalo dia ceroboh

    untungnyaa Tuhan masih sayang nara
    so Sampe detik ini
    gak kenapa napa sama Perutnyaa

    bona kalo.ngomong gitu sih
    Ngatain Nara jalang

    Sekarang Udah tau kalo nara istri nya kyu
    kapokk tuh

    tapi Sena kok gak ada takut nyaa yaaa
    malah dia Makin jahat

    Liked by 1 person

  8. Sekalian part 4 commentny disini

    Part 4:
    Congrats buat kehamilannya ya ny.cho!! Kyuhyun langsung peka gitu ma perubahan istrinya. Kirain mau diajak kemana. Eh diluar dugaan dibawa ke dr.kandungan..hehe
    Masalah ke frontalan kyuhyun. Ya dia mah emang gitu. As always. Jdi dah gk heran.

    Part 5:
    Akhirnya ya.. semuanya tau juga klo nara istrinya kyuhyun. Jadi kesalahpahaman bona ke naraa bisa selsesai dan mereka kembali temenan.

    Makan tuh genk nya sena.. mati mati dah lho pada. Tapi sena gk takut malah seneng. Emang dia punya dendam apa sih ke nara???

    Suka pas kyuhyun bilang “ada babi yg harus kuberi makan”. Sweet tau… hahahaha *eh?

    Liked by 1 person

  9. Sedih juga liat nara dijauhin + di tuduh jadi simpanan kyuhyun padahal mah dia gatau kalo nara itu sebenarnya istrinya kyuhyun wkwkwk

    Waduhhhhh itu sena kenapa sih gregetan liatnya-_- cuma masalah sepele aja dijadiin besar” selalu gangguin nara-,-

    Kyuhyun jugaa jangan lama” keluar kotanyaa takut terjadi sesuatu sama nara 😦

    Oh iyaa maaf baru komen disini thor soalnya keasikan baca part 1-4 di wattpad 😅😅

    Liked by 1 person

  10. ahahahhaahhah, uda baca di wattpad trs baca lg disini tnyt ttp ngakak pas dibagian awal yg nara bangun cuma krn lapar.
    itu mah aku banget, bangun pagi kl gga laper yaa mules
    ahahahhahaha

    uda gtu pke acara dikatain babi pulaa kaan kaan kaann
    yakalii cho, emak2 hamil digituin. untung gga smp mewek

    Like

  11. Waduhh mau ngelakuin hal jahat apalagi sena sama nara, apalagi entar kyuhyun mau perjalanan bisnis ke eropa, gimana dong nara’nya kan dia sendirian di rumah semoga dia gapapa….
    Seneng deh akhirinya kyuhyun memperkenalkan nara ke publik sebagai istrinya jadi sena dan teman-temanya ga bisa macem-macem lagi sama nara….

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s