oneshoot · romance · short story

Gaemgyu

Author : Chokyulate

Tittle : GaemGyu

Genre : romance

Character : Cho Kyuhyun, Hwang Nara

Length : oneshoot

 

 

Even if i like to play games, my girlfriend would be my everything. She will be my princess. – Cho Kyuhyun

 

Matahari bersemangat menyinari di hari yang cerah ini. Awal musim semi memang menyenangkan. Bunga-bunga bermekaran menghiasi semua tempat. Hari masih pagi, namun taman kota yang terletak tak jauh dari rumah Nara sudah ramai dikunjungi orang-orang. Banyak yang menghabiskan akhir pekannya di sini bersama keluarga, teman, ataupun pacar.

 

Bicara soal pacar, Seorang gadis terlihat menghela nafas untuk kesekian kalinya. Dia sedang menunggu pacarnya yang tak kunjung datang. Tepat sudah 40 menit dia menunggu sendiri di kursi yang berada di taman.

 

Hwang Nara adalah kekasih Cho Kyuhyun. Gadis itu sudah hampir setahun ini menjabat sebagai kekasih Cho Kyuhyun. Mungkin semua orang mengira jika berpacaran dengan Kyuhyun adalah sebuah kehormatan dan sangat menyenangkan. Namun tidak pada kenyataannya, Nara sering kali dibuat kesal oleh pacarnya. Seperti saat ini, perasaannya rusak saat Kyuhyun tak kunjung datang.

 

Cho Kyuhyun adalah siswa Seoul Senior Highschool yang sangat terkenal. Ia terkenal tidak hanya karena pintar dan tampan, tapi juga karena ia adalah maniak game atau orang-orang memanggilnya master game. Ya, dibalik kepintarannya ia adalah gamers sejati yang tak jarang membolos hanya untuk bermain di game center. Ia menguasai hampir semua permainan yang ada. Ia juga sering mengikuti perlombaan game. Tak perlu ditanya lagi, dialah pemenangnya. Walaupun ia masih duduk di kelas 2, namun ia memiliki banyak teman dari kakak kelasnya. Tentu saja karena hobinya itu.

 

Kyuhyun berlari mendekati Nara yang memasang muka kesal padanya. Ia masih terengah saat duduk di samping Nara. Kyuhyun melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Pukul 08:48 menit, itu artinya pacarnya sudah menunggunya selama 48 menit.

48 menit Cho Kyuhyun. Hampir satu jam!

 

“apa kau bangun kesiangan lagi huh?” Nara kesal

 

Kyuhyun nyengir, memperlihatkan deretan giginya yang rapi “maaf, jadi apa yang harus aku lakukan untuk menebus 48 menit berhargamu yang terbuang itu?”

 

Nara tidak menjawab, dia masih kesal. Kyuhyun selalu bangun kesiangan jika libur sekolah. Sudah pasti semalaman ia bergadang demi memainkan semua game koleksinya.

 

“maafkan aku eoh” Kyuhyun mengeluarkan sebuah lollipop dari sakunya. Chupa Chups rasa strawberry, kesukaan pacarnya.

 

Nara mengambil lollipop dari tangan Kyuhyun dan langsung membuka bungkusnya. “jangan bergadang lagi, nanti ketampananmu hilang”

 

Kyuhyun tersenyum melihat pacarnya yang seperti anak kecil. Kemarahannya langsung lenyap begitu saja hanya karena sebuah lollipop. “jadi kau mau menjadi pacarku karena aku tampan?”  Kyuhyun pura-pura merajuk

 

“tentu saja” Nara berdiri “jadi kita akan ke mana?”

 

“Myeongdong. Aku ingin berjalan-jalan di sana” Kyuhyun tersenyum lalu menggandeng tangan Nara. mereka berjalan menuju halte bus.

 

Sepanjang perjalanan mereka membicarakan banyak hal. Terkadang mereka juga mengeluarkan lelucon satu sama lain. Kyuhyun dan Nara memang masih remaja yang bahagia hanya karena hal kecil. Mereka juga sering menertawakan sesuatu yang dianggapnya aneh. Seperti sepasang kekasih yang sedang berciuman yang duduk tak jauh dari mereka. Kyuhyun dan Nara berfikir jika pacaran tidak harus bermesraan berlebihan, terlebih di depan umum. Itu akan sangat mengganggu orang lain. Oleh karena itu gaya pacaran mereka tidak berbeda dengan konsep pertemanan, hanya saja mereka mempunyai komitmen untuk selau bersama hingga menikah kelak.

 

Sesampainya di Myeongdong Kyuhyun mengeluarkan ponselnya. Ia tetap berjalan di samping Nara, namun matanya hanya terfokus pada ponselnya. Nara menghela nafasnya ketika menyadari Kyuhyun mulai mengabaikannya. Dia lebih mendekat pada Kyuhyun untuk melihat ponsel pacarnya.

 

“jadi kau ke sini untuk berburu pokemon? Bukan untuk berkencan denganku?”

 

“tentu saja keduanya. Aku sangat senang bisa menghabiskan waktu dengan kekasihku tercinta dan menambah koleksi pokemonku”

 

“aku membencimu Kyu”

 

“aku tahu kau sangat mencintaiku. Ayo kita membeli gelato” Kyuhyun menarik tangan Nara.

 

Mereka memasuki Line café dan membeli gelato. Duduk di meja paling ujung untuk menghindari keramaian. Nara menatap Kyuhyun tak percaya saat pacarnya itu kembali fokus pada ponselnya.

 

“aku akan membuang ponselmu jika masih bermain pokemon sialan itu” ancam Nara penuh penekanan.

 

“woaa. Kau membuatku takut” Kyuhyun meletakan benda persegi panjang itu.

 

Kyuhyun melanjutkan acara kencannya dengan mengobrol tentang makanan. Perlu kalian ketahui jika pasangan remaja itu memang memiliki hobi makan. Namun jika Kyuhyun mudah gemuk, maka sebaliknya dengan Nara. Tubuh gadis itu tidak membengkak sama sekali walaupun makan dalam porsi besar. Jadi jika sehabis makan Kyuhyun akan berolahraga untuk menjaga tubuhnya. Nara akan menemani Kyuhyun dengan memakan cemilan yang dibawanya.

 

Setelah menghabiskan gelato, cake, dan milkshake. Mereka berkeliling, melihat-lihat boneka karakter line yang sangat lucu. Nara mendekati rak boneka Cony lalu mengambilnya satu. Dia sangat suka dengan cony. Menurutnya dari semua karakter line, cony-lah yang paling menggemaskan.

 

Kyuhyun mengambil cony yang sedang dipegang Nara. “sally sangat mirip denganmu” Kyuhyun memberikan boneka Sally pada Nara.

 

Mirip dengan sally? Nara menatap Kyuhyun bingung. Tak lama kemudian dia tersenyum mengerti. Pasti yang dimaksud Kyuhyun adalah dirinya sama imutnya dengan sally.

 

“saat kau kesal bibirmu sangat mirip dengannya” Kyuhyun tertawa terbahak

 

Sontak senyum Nara menghilang setelah mendengar ucapan Kyuhyun. Dia mengambil boneka cony lalu memukulkannya pada tubuh Kyuhyun. pacarnya sangat menyebalkan, tapi entah kenapa dia sangat mencintai pacarnya itu. Entah apa yang dilakukan Kyuhyun padanya hingga membuat Nara bertahan menjadi pacarnya sampai saat ini.

 

“YA! Hentikan” Kyuhyun mengunci tangan Nara dan menarik tubuhnya hingga gadis itu sangat dekat dengan Kyuhyun. Mata mereka saling bertemu.

 

“kau lucu, seperti sally” Kyuhyun mengecup bibir Nara sekilas. Hanya sekilas hingga orang lain tidak menyadari jika mereka berciuman “sampai kita menikah, dia aku tugaskan untuk menjagamu dari mimpi buruk”

 

“ah jadi kau membelikan ini untukku. Gomawo

 

Kyuhyun berjalan keluar yang diikuti dengan Nara. Mereka kembali menyusuri jalanan Myeongdong. Sesekali mereka berhenti untuk membeli jajanan yang ada di pinggir jalan. Entah berapa puluh ribu won uang yang sudah mereka keluarkan hanya untuk membeli makanan yang telah mereka makan. Hampir semua makanan yang ada di sini mereka beli.

 

Beberapa teman Kyuhyun mendekati Nara dan Kyuhyun sedang memakan toppoki. Nara memicingkan matanya malas. Mereka adalah teman yang selalu mengajak Kyuhyun berjam-jam di game center, Heechul, Changmin, Minho. Nara menghela nafasnya, sudah pasti jika Kyuhyun akan meninggalkannya.

 

“kenapa kau masih di sini? Kau tidak jadi ikut turnamen dota2?” tanya Heechul heboh. Walaupun ia sudah tua, tapi kelakuannya masih seperti anak SD.

 

Kyuhyun menatap Nara seakan meminta ijin. Nara hanya mengangguk. Dia tidak mau bicara dengan Kyuhyun sekarang. Kencan mereka hancur berantakan karena teman-temannya.

 

“hati-hati, kirim pesan setelah sampai di rumah. Aku mencintaimu” Kyuhyun melambaikan tangannya sebelum berlari bersama teman-temannya.

 

kajja, kita pulang berdua” ujar Nara pada boneka Sally yang sedang dipegangnya. Walaupun dia ditinggalkan Kyuhyun. Setidaknya Nara menikmati saat mereka hanya berdua tadi. Sebelum para penganggu itu datang dan membawa pergi pacarnya.

 

 

^.^

Bel sekolah sudah berbunyi tapi Kyuhyun belum juga datang ke sekolah. Sudah berulang kali Nara mencoba untuk menghubungi Kyuhyun, namun hanya deringan yang didengarnya. Nara segera memasukan ponselnya ke dalam tas ketika Kim sonsaengnim memasuki kelas.

 

Guru matematika yang sangat tampan itu bernama Kim Yesung dan juga sepupu Nara. Ia sedikit tersenyum ketika melihat Nara yang masih menatap kearah pintu.

 

“selamat pagi anak-anak” sapa Kim sonsaengnim pada muridnya. “masukan buku kalian, aku akan memberi kalian ujian tentang materi minggu lalu”

 

“tapi ada yang tidak masuk hari ini. bagaimana bisa kita ujian?” protes Hyeri dari meja paling belakang.

 

“Kyuhyun ijin sakit, jadi ia bisa mengikuti ujian susulan. Tetap ada ujian hari ini” kata Kim sonsaengnim tak terbantahkan. Guru tampan itu mengedarkan lembar soal kepada setiap siswa.

 

“waktu kalian hanya sampai bel pertama berbunyi. Kerjakan dengan teliti, perhatikan rumusnya dan hitung dengan tepat”

 

Semua murid sudah mulai mengerjakan soal yang diberikan Kim sonsaengnim. Berbeda dengan Nara yang masih terhanyut dengan pikirannya tentang Kyuhyun.  Dia mencemaskan Kyuhyun. Itu sudah pasti karena Kyuhyun tidak memberitahunya jika ia sedang sakit. Sebenarnya Kyuhyun sakit apa sampai ia meninggalkan mata pelajaran yang disukainya?

 

“Kim sonsaengnim, bolehkah saya mengikuti ujian susulan? Perutku sangat sakit, aku tidak bisa menahannya” dusta Nara.

 

Kim Yesung memicingkan matanya menatap Nara. Ia sudah tahu jika sepupunya itu akan khawatir saat mendengar jika pacarnya sedang sakit. Nara membalas menatap Yesung tajam seakan mengatakan ‘ijinkan aku keluar sekarang!!’

 

“baiklah, tapi soal ujianmu akan berbeda dari soal ujian yang sudah kau lihat”

 

Nara mengambil tasnya lalu berjalan kedepan. Tersenyum pada Yesung dan keluar dari kelas dengan cepat. Tak lama setelah Nara keluar, ponsel Yesung bergetar pertanda ada pesan masuk. Sebuah pesan dari Nara.

 

To: Kim Yesung

Terima kasih. Kau sepupuku yang paling baik. Aku menyayangimu :*

 

To: Hwang Nara

Urusi pacarmu segera dan kau harus belajar setelah ini karena aku akan memberimu soal paling sulit.

 

Yesung tersenyum sejenak sebelum memasukan ponselnya kembali ke dalam saku dan mengawasi muridnya yang sedang ujian.

 

 

^.^

Nara kesal saat tidak menemukan Kyuhyun di rumah. Dia sudah berusaha secepat mungkin pergi ke rumah Kyuhyun untuk melihat pacarnya yang katanya sedang sakit. Namun, ternyata hanya ada bibi Han dan dia mengatakan jika Kyuhyun sudah berangkat sekolah tadi pagi.

 

Kakinya terus berjalan menuju tempat game online yang selalu didatangi Kyuhyun dengan teman-temannya. Binggo! Nara melihat Kyuhyun sedang asyik bermain. Gadis itu menghela nafasnya sebelum berjalan mendekati Kyuhyun.

 

“Na.. Nara-aa?” ucap Heechul terbata. Teman Kyuhyun yang satu itu tahu jika nara sangat kesal sekarang.

 

Kyuhyun menoleh kearah Heechul lalu mengikuti arah mata Heechul “Ya Tuhan, kau mengagetkanku saja”

 

“ikut aku” ucap Nara tanpa mepelaskan Kyuhyun dari tatapannya.

 

“Ikut aku!” gadis itu mulai menaikan nada suaranya saat Kyuhyun belum berdiri dari tempat duduknya.

 

Heechul yang terkejut langsung mendorong Kyuhyun agar pergi mengikuti Nara. Mau tidak mau, Kyuhyun berjalan di belakang Nara keluar dari tempat itu.

 

“Ra-aa, kau kenapa?” tanya Kyuhyun setelah mereka duduk di taman.

 

Air mata Nara mulai berkumpul dikepolak matanya yang indah. Dia terlalu kesal dengan apa yang dilakukan Kyuhyun sekarang. Ingin rasanya dia memutuskan Kyuhyun yang sering membuatnya kesal, tapi setiap Nara akan mengatakan putus, suaranya tercekat ditenggorokan.

 

“apa kau tahu aku khawatir saat Yesung oppa mengatakan kau sakit? aku berusaha secepat mungkin untuk menemui dan meninggalkan ujian matematika” Nara diam sejenak, suaranya mulai bergetar. “aku sangat khawatir, dan ternyata kau sedang asyik bermain di sini” tangisnya pecah. Tangisan yang menunjukan seberapa besar rasa kesalnya terhadap Kyuhyun.

 

Kyuhyun terdiam kaku, ia tidak menyangka Nara akan menangis seperti ini. Memang ini semua salahnya karena tidak memberitahu Nara terlebih dahulu. Biasanya saat ia akan membolos sekolah untuk bermain, ia mengirim pesan pada pacarnya. Entah kenapa hari ini ia tidak mengirim pesan pada Nara.

 

Kyuhyun menghapus air mata yang membasahi pipi Nara “aku minta maaf, aku tak bermaksud membuatmu khawatir”

 

Nara berdiri “aku tidak mau bertemu denganmu Kyu”

 

“mau ke mana?” Kyuhyun menarik pergelangan tangan Nara saat gadis itu membalik tubuhnya untuk pergi

 

“pulang. Yesung oppa mengatakan akan memberi kita soal ujian lebih sulit daripada yang lain. Kau tahu kan aku lemah di matematika” Nara menghempaskan tangan Kyuhyun. Dia berjalan pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri mematung dengan semua pikirannya.

 

Kyuhyun hanya mampu melihat punggung Nara yang berjalan semakin menjauh dan menghilang di tikungan jalan. Ia ingin mengejar Nara, tapi kakinya tidak bisa melangkah. Pikirannya dikacaukan oleh wajah Nara yang menangis. Sejak mereka pacaran, baru kali ini Kyuhyun melihat Nara menangis seperti itu. Membuat hatinya terasa sesak hingga tidak bisa melakukan apapun selain melihat kepergian Nara.

 

 

^.^

Mentari sore memancarkan cahaya keemasannya. Nara keluar dari kamarnya dengan mata yang sembab. Sepulang dari menemui Kyuhyun yang dilakukannya hanya menangis di kamarnya hinga tertidur dan mengotori kamarnya dengan lembaran-lembaran tissue yang sudah dipakai untuk menghapus air matanya.

 

Nara berjalan menuju dapur. Dia butuh sesuatu yang bisa menyegarkan tenggorokannya. Kerongkongannya kering seperti tidak minum selama beberapa hari. Hanya karena Kyuhyun, gadis itu bisa menangis lama sekali.

 

“bibi Jung, tolong bersihkan kamarku” ujarnya setelah menghabiskan dua gelas jus strawberry.

 

“baik nona. Apa nona ingin makan sekarang?”

 

“tidak bi, terimakasih. Jika eomma mencariku, aku belajar di taman belakang” Nara melenggang pergi dari dapur. Mengambil beberapa buku matematikanya lalu berjalan menuju taman belakang rumahnya.

 

Nara duduk di sofa yang terletak tak jauh dari kolam renang. Suasana di sini sangat tenang dan nyaman. Nara yakin dia bisa belajar di sini. Gadis itu mulai membuka buku materi dan mulai memahami deretan angka yang tercetak di sana.

 

Tidak. Dia tidak bisa berkonsentrasi pada bukunya sedikitpun. Pikirannya tetap pada Kyuhyun yang sangat menjengkelkan. Nara bimbang dengan keputusan yang ada di pikirannya, antara tetap melanjutkan menjadi pacar Kyuhyun atau putus dengan laki-laki yang turut mewarnai harinya hampir setahun. Sebersit keyakinan bahwa Kyuhyun tidak mencintainya muncul, mengingat selama ini Kyuhyun selalu mengutamakan game-nya daripada Nara.

 

Nara sedang melamun saat Kyuhyun duduk di sampingnya. “kau memikirkanku?”

 

“YAK! Cho Kyuhyun, kau ingin membuatku gagal jantung?” bentak Nara yang terkejut dengan suara Kyuhyun. Gadis itu berdecak melihat Kyuhyun sudah duduk di sampingnya dengan membawa buku matematika. Dia tidak heran laki-laki itu bisa masuk ke dalam rumahnya dengan mudah. Ibu Nara yang kelewat baik selalu mengijinkan Kyuhyun bertemu dengannya. Bahkan sudah merestui hubungan mereka dan menganggap Kyuhyun sebagai menantunya.

 

“apa yang sedang kau pikirkan?”

 

“apakah aku harus putus denganmu?” ujar Nara polos tanpa beban.

 

Sekarang Kyuhyunlah yang akan mengalami gagal jantung. Tubuhnya membeku setelah mendengar ucapan Nara. Terlebih gadis itu mengucapkannya dengan sangat santai. Kyuhyun berdeham dan menetralkan raut mukanya. “memangnya kenapa kita harus putus?”

 

“entahlah, sejak kejadian tadi rasanya aku sangat membencimu sekarang”

 

Kyuhyun tidak percaya, ternyata ia memacari gadis dengan sifat kekanakannya yang masih melekat. “hanya karena hal itu kau ingin kita putus? Apa kau yakin keadaan hatimu akan membaik setelah kita putus?”

 

Nara hanya menggelengkan kepalanya. Dia tidak yakin. Hal itulah yang berada dipikirannya sejak tadi, tapi dia belum juga menemukan jawabannya.

 

“Ra-aa, dengarkan aku. Itu hanya emosimu sesaat, aku yakin sekarang kau sudah baik-baik saja. Dan aku kemari bukan untuk mendengar kata putus keluar dari mulutmu” ujar Kyuhyun penuh penekanan.

 

Semua yang dikatakan Kyuhyun memang benar. Saat ini dia sudah tidak sekesal tadi, perasaannya juga senang karena melihat Kyuhyun. Semua itu hanyalah emosi sesaat. “maaf” Nara tertawa kecil menyadari kebodohannya.

 

“masih ingin putus dariku?” goda Kyuhyun

 

“tidak. Aku tidak akan melepaskan siswa tampan yang sudah mengejarku selama 2 tahun”

 

“bagus, karena aku juga tidak akan pernah melepasmu” Kyuhyun mengusap rambut Nara “sekarang kerjakan semua soal yang aku lingkari, 30 menit”

 

“bagaimana aku bisa mengerjakannya? Kau belum menjelaskan apapun”

 

“Kim sonsaengnim sudah pernah menjelaskan”

 

Nara memicingkan matanya kearah Kyuhyun. Dia mulai mengerjakan soal-soal yang sudah dilingkari Kyuhyun. Sementara itu Kyuhyun hanya memandang Nara dan sesekali tersenyum.

 

“aargh. Ini sangat sulit, aku menyerah” Nara menghempaskan tubuhnya pada punggung sofa. Dia sudah tidak bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan Kyuhyun.

 

Kyuhyun membuang nafasnya kasar. “bagaimana mungkin aku memacari gadis sepertimu. Sebenarnya apa yang ada di kepalamu itu sayang?”

 

“YA Cho Kyuhyun! kau belajar bahasa inggris dariku” ujar Nara tak mau kalah.

 

“perhatikan ini” Kyuhyun mengambil pensil dan mulai menulis rumus matematika. Ia menjelaskan semuanya dengan perlahan hingga Nara benar-benar mengerti. Dengan sabar Kyuhyun menjelaskan dan memberikan latihan soal. Semua Kyuhyun lakukan demi Nara.

 

“caramu lebih mudah. Hish, kenapa Yesung ssaem menjelaskan cara yang begitu rumit”

 

“karena itu sudah tugasnya, membuat kepala kita sakit” jawab Kyuhyun asal dan mereka tertawa.

 

 

^.^

 

Keesokan harinya Nara tergesa-gesa berangkat ke sekolah. Dia bangun kesiangan dan harus melewatkan sarapannya karena mengikuti ujian susulan. Ujian itu dilakukan sebelum kelas dimulai, oleh karena itu dia harus berangkat lebih pagi dari biasanya. Setelah ujian Nara mengikuti pelajaran seperti biasa sampai bel pertanda waktunya pulang berbunyi.

 

Sepulang sekolah Nara tidak keluar dari kamarnya. Perutnya sangat sakit seperti dililit dengan tambang dan diremas keras. Tidak ada seorangpun yang membantunya karena orang tuanya sedang ke luar negeri dan bibi Jung sedang menjaga anaknya di rumah sakit.

 

Nara merintih kesakitan. Ingin sekali Nara meminta bantuan Kyuhyun, tapi dia tidak berani. Tadi siang Kyuhyun mengatakan akan mengikuti lomba dota2 yang diadakan oleh tempat bermain game langganannya. Jadi Nara tidak mau mengganggu kesenangan Kyuhyun.

 

Gadis itu berjalan tertatih keluar rumahnya seraya menahan rasa sakit di perutnya. Nara harus kuat sampai di rumah sakit. Setidaknya sampai dia menemukan taksi yang akan membawanya ke rumah sakit. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Nara mendapatkan taksi.

 

 

Seoul Hospital

 

Kekhawatiran tercetak jelas di wajah tampan Kyuhyun saat memasuki rumah sakit. Perlahan Kyuhyun membuka pintu kamar rawat inap yang Nara tempati. “Ra-aa” panggil Kyuhyun pelan. Ia duduk di kursi yang berada di samping kasur pasien.

 

“Kyu?” Nara tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang. Kyuhyun, pacarnya ada dihadapannya sekarang. Gadis itu menoleh ke samping untuk melihat jam, sekarang pukul 03:45, perlombaan akan dimulai 15 menit lagi. Lalu apa yang dilakukan pacarnya di sini? Bukankah dia harus ke game center?

 

“bagaimana bisa kau ada di sini?” tanya Nara

 

“perasaanku selalu gelisah dan aku terus memikirkanmu. Saat aku ke rumahmu tidak ada orang, dan gps-mu menunjukan kau ada di rumah sakit” jelas Kyuhyun

 

“perlombaan akan dimulai 15 menit lagi”

 

“apa yang terjadi padamu?”

 

“kau harus pergi sekarang sebelum terlambat”

 

“jawab aku Hwang Nara” geram Kyuhyun

 

“sudah lihat kan? Aku sakit, oleh karena itu berbaring di sini sekarang”

 

“kenapa tidak memberitahuku? Bukankah kau di rumah sendiri? Kenapa kau tidak menelfonku agar aku bisa mengantarkanmu ke rumah sakit?”

 

Nara terkejut dengan Kyuhyun yang tiba-tiba memarahinya “aku tidak mau mengganggumu, kau akan mengikuti perlombaan itu”

 

Kyuhyun menggenggam tangan Nara, menyatukan jemari mereka seakan tidak mau terpisah. “Ra-aa listen to me. Even if I like to play games, my girlfriend would be my everything”

 

Nara memeluk Kyuhyun. Dia yakin jika laki-laki di depannya sangat mencintainya. Kyuhyun rela meninggalkan sesuatu yang sangat disenangi demi dirinya, dan hal itu membuat Nara merasa berharga. “I love you”

 

 

KKEUT!!

 

Dan ternyata ff ini membosankan, tapi aku tetep post ini. kekeke

Ff ini terinspirasi dari MVnya M&D ‘I wish’. Udah pada nonton kan?

Time Machine part 14 aku post kalo aku udah pulang ._. kisskiss

 

With Love,

Chokyulate

Advertisements

12 thoughts on “Gaemgyu

  1. Kkeut ,aishhh lagi seru seru -_-

    Wkwk gaemgyu, entah kenapa dari sekian banyak panggilan buat kyu .aku paling suka gaemgyu
    Hihi cari pokemon ,seharusnya cari pokemon bareng pacar itu jadi romantis loh ini malah nara marah wkwk

    Btw time machine udah end blm sih? Blm kan ?!
    Moga cepet lanjut yah 😀
    Semangat ^^

    Like

      1. Hooh ,bagus gaemgyu
        Wkwk iya juga sih ,emang nara g suka game apa? Kalo nara g suka ,gimana kalo aku aja yg temenin kyu main game hhaha

        Hihi iya ,aku doain moga cepet post ^^

        Like

  2. Yaaahhhh ini keren, bosen dari mana? Asli berasa nyata, ada 2 temen cowok aku yg gamers macem kyu gini, dan sama sekali ga bisa dijinakin, astaga.. romantis.. nan joaa… fighting kakak!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s